You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Sejarah Desa Bengkel

Pemdes 26 Agustus 2016 Dibaca 7.798 Kali
Sejarah Desa Bengkel

Untuk menuliskan sejarah Desa Bengkel tidaklah mudah bagi kami, karena tidak ditemukannya bukti - bukti autentik berupa prasasti atau sejenisnya yang dapat kami temukan untuk menjabarkan keberadaan Desa Bengkel. Namun dengan adanya cerita secara turun temurun, dapat kami informasikan asal muasal Desa Bengkel dengan cara yang sederhana.

Keterangan - keterangan lisan para tetua di Desa Bengkel mengatakan bahwa pada zaman dahulu di Desa Bengkel banyak ditemukan pohon yang bernama Bengkel. Pohon tersebut tumbuh rimbun dan lebat sehingga terlihat seperti hutan / alas. Saking lebatnya, kemudian sering disebut sebagai alas Bengkel. Dari kondisi itulah kemudian wilayah tersebut lama - lama kelamaan menjadi Desa Bengkel. Sampai saat ini, keberadaan pohon Bengkel tersebut masih ada. 

Pada mulanya, Desa Bengkel dibagi atas dua bagian yaitu Bagian Timur disebut Bengkel Kangin dan Bagian Barat disebut Bengkel Kawan. Penduduk Bengkel Kawan dahulu kala diceritakan mengalami kendala kesulitan air. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan terhadap air tersebut, pada akhirnya sebagian penduduk yang tinggal di Bengkel Kawan pindah ke Seletan. 

Pada daerah baru ini, banyak tumbuh pohon kelapa. Karena banyaknya pohon kelapa didaerah tersebut, masyarakat kemudian memanfaatkannya sebagai minyak kelapa ( dalam bahasa bali disebut lengis nyuh) yang menjadi sumber penghasilan penduduk yang ada diwilayah tersebut. Dalam proses pembuatan minyak kelapa tersebut (nandusin) terdapat sisa - sisa hasil produksi yang sering disebut Telengis. Dimana Telengis ini bisa dijadikan sebagai lauk oleh masyarakat setempat.

Karena daerah baru ini belum memiliki nama, maka nama yang diambil kemudian disesuaikan dengan kondisi saat itu, dimana masyarakat setempat banyak yang menggunakan Telengis sebagai bahan pangan hingga populer ke penduduk wilayah lain, maka akhirnya daerah tersebut diberikan nama Banjar Telengis.

Begitupun dengan Bengkel Kangin. Disebelah utara wilayah Bengkel Kangin diceritakan ada penduduk pendatang yang berasal dari Buduk, Munggu, Kerobokan. Karena penduduk diwilayah tersebut berkembang, maka akhirnya Bengkel Kangin juga dibagi menjadi dua bagian yaitu Bengkel Gede, dan Bengkel Buduk. Diberikan nama Bengkel Gede karena jumlah penduduknya disana paling tinggi waktu itu. Sedangkan disebut Bengkel Buduk untuk mengingatkan bahwa asal muasal penduduk yang ada disana adalah dari Buduk Muggu.

Maka sampai saat ini ada empat dusun / banjar yang berada di wilayah Desa Bengkel yaitu:

  1. Banjar Dinas Buduk
  2. Banjar Dinas Bengkel Gede
  3. Banjar Dinas Bengkel Kawan dan
  4. Banjar Dinas Telengis

Demikian paparan singkat dari sejarah nama Desa Bengkel yang masih jauh dari sempurna. Jika suatu saat ditemukan bukti - bukti sejarah baru maupun cerita dari para tetua yang dapat menunjang, maka halaman ini akan kami update kembali.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan