Di desa kami, ada dua aliran sungai utama yang melingkari desa yang kemudian menjadi aliran utama untuk irigasi di persawahan. Di beberapa aliran sungai yang menjadi urat nadi dan sumber penghidupan warga subak ini, kami masih melihat ada sampah baik organik maupun non-organik.
Hari ini, kami bersama teman-teman di SungaiWatch melihat beberapa titik aliran sungai dan irigasi yang tersumbat oleh sampah tersebut.
Rencana kami bersama Pak Kadis dan teman-teman dari SungaiWatch akan memasang "Trash Barier" di beberapa titik di aliran sungai tersebut mulai dari hulu, tengah dan hilir. Semua sampah yang tertangkap, akan diambil dan dihitung untuk memudahkan evaluasi.
Dengan begitu, kami bisa tahu, apakah sampah datangnya dari desa di hulu atau dari warga. Serta seberapa banyak sampah yang kita kirimkan ke desa di hilir.
Dan akhirnya kami berhenti di aliran paling hilir, dimana aliran air sungai tersebut saat ini dimanfaatkan untuk Kolam Ikan Mina Kertha di Banjar Telengis.