Sistem Informasi Desa yang telah dimanfaatkan di Desa Bengkel dirasa sangat membantu proses percepatan vaksinasi sekala desa seperti yang diintruksikan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Provinsi. Dengan adanya sistem informasi tersebut, Pemerintah Desa Bengkel dapat dengan mudah dan cepat mengetahui siapa saja yang telah mendapatkan vaksin dan siapa saja yang belum.
Sampai saat ini telah ada sebanyak 1557 warga yang telah mendapatkan vaksin dengan rentang usia 18-90 tahun. Seperti kita ketahui bersama, vaksinasi dilakukan secara bertahap sebanyak tujuh kali baik yang dilakukan di kantor desa maupun di Balai Banjar.
Dengan adanya data warga yang belum melakukan vaksin, hal tersebut sangat membantu Satgas yang bekerja dilapangan dalam melakukan edukasi langsung kerumah-rumah warga yang awalnya tidak mau melakukan vaksinasi agar mengerti dan bersedia untuk dilakukan screening oleh dokter untuk kemudian dinyatakan layak atau tidak.
Dari 343 warga yang belum divaksin, selain memang karena memiliki sakit kronis seperti jantung, tekanan darah tinggi dan gula darah yang saat screening dinyatakan tidak layak untuk vaksin, masih ada juga warga yang tidak mau divaksin karena merasa ada riwayat sakit yang berisiko meskipun belum mendapatkan screening atau rekomendasi oleh dokter.
Untuk itu, berdasarkan Surat Edaran Bupati Tabanan Nomor: 517/09/BPBD tanggal 23 Juni 2021 kami meminta agar warga yang saat ini belum melakukan vaksinasi karena menggunakan alasan sendiri dan tanpa rekomendasi dari dokter, untuk segera ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk melakukan vaksinasi. Disana kesehatan saudara akan dicek dan dokterlah yang akan menentukan apakah saudara layak atau tidak untuk divaksinasi.
Mari sama-sama sukseskan vaksinasi ini agar kita kembali dapat beraktivitas seperti biasa.