Lomba nyurat Aksara Bali untuk memperingati Bulan Bahasa Bali yang rutin diadakan setiap tahun di bulan Pebruari. Selain lomba nyurat/nulis Aksara Bali, dilakukan pula lomba membaca puisi dengan bahasa Bali.
Kegiatan rutin ini dilakukan dengan tujuan tiada lain untuk tetap menjaga budaya lokal, utamanya budaya bali agar pelestarian dari generasi ke generasi tetap dilakukan.
Acara dihadiri oleh Bapak Perbekel, Bapak Kepala Sekolah serta team desa Kerthi Bali Shanti ya g ditugaskan oleh Bapak Gubernur untuk mengawal program-program utama Gubernur Bali dalam mewujudkan Nangun Sad Kerthi Lokha Bali. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Perbekel Desa Bengkel, I Nyoman Wahya Biantara menyampaikan kepada adik-adik yang mengikuti lomba agar bangga berbahasa Bali.
"Jangan mau dikatakan kuno mempelajari bahasa bali, apalagi shastra Bali. Leluhur kita di Bali memiliki ribuan literasi yang ditulis dalam lontar dan berisi banyak sekali pelajaran tentang kehidupan. Jika tekun mempelajari, siapa tahu nanti adik-adik bisa ke perpustakaan Leiden di Belanda." Candanya sembari membuka secara resmi lomba pada peringatan Bulan Bahasa Bali tersebut.