You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Bengkel
Logo Desa Bengkel
Desa Bengkel

Kec. Kediri, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

INGAT PROTOKOL KESEHATAN: Rajin Mencuci Tangan, Gunakanlah Masker dan Jaga Jarak Saat Berinteraksi

Pengukuhan Komite dan Relawan PMI Desa Bengkel

Pemdes 03 Juni 2022 Dibaca 111 Kali
Pengukuhan Komite dan Relawan PMI Desa Bengkel

Pengukuhan komite dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Desa Bengkel telah dilakukan pada tanggal 21 Mei 2022 setelah sebelumnya kurang lebih selama dua tahun Relawan PMI melaksanakan program Kesiapsiagaan Epidemi dan Pandemi Berbasis Masyarakat di Desa Bengkel atau sering disingkat CP3. Pada kesempatan tersebut hadir pula undangan baik dari Kecamatan, Puskesmas Kediri 3, Puskeswan, Bendesa Adat serta anggota BPD Desa Bengkel untuk menyaksikan acara pengukuhan tersebut. 

Berbagai program pemberdayaan masyarakat telah dilakukan dari rumah ke rumah setiap bulannya oleh para Relawan. PMI yang dibentuk dimasing - masing banjar. Salah satunya adalah memberikan pemahaman akan pentingnya pola hidup sehat, membagikan masker, memberikan abate untuk mengurangi jentik nyamuk serta memantau dan melaporkan kejadian luar biasa melalui sistem untuk kemudian dilakukan tindak lanjut.

Dalam sambutannya, Bapak Perbekel Desa Bengkel, I Nyoman Wahya Biantara, S.Kom mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan PMI yang telah bekerja membantu pemerintah desa dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga dari rumah ke rumah akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat untuk kebaikan lingungan. Seiring dengan visi misi beliau membangun dan mewujudkan Desa Bengkel melalui konsep Tri Hita Karana yang selaras dengan program pemerintah Kabupaten Tabanan dan Bali yaitu Nagun Sat Kertih Lokha Bali, Membangun Tabanan melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, program pemberdayaan masyarakat seperti ini sangat penting.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sebuah kesadaran baru dan perubahan prilaku dari keluarga terkecil akan pentingnya kesehatan lingkungan. Sehingga peran serta dan komitmen berbagai elemen masyarakat sangatlah penting. Mulai dari pembentukan regulasi, ketersediaan pendanaan, budaya hingga penegakan aturan harus mulai dilakukan. Perbedaan pendapat dan cara eksekusi harusnya didiskusikan untuk mencari jalan keluar dan tidak keluar dari koridor hukum yang ada.

Bapak Perbekel juga menyampaikan bahwa salah satu faktor penting dalam mewujudkan kebersihan lingkungan adalah manajemen sampah yang baik. Selaras dengan slogan manajemen sampah Provinsi Bali, "Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain", Perbekel Desa Bengkel berpesan kepada Bendesa Adat yang berkenan hadir saat itu agar segera mengesahkan Perarem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Dengan adanya perarem tersebut diharapkan akan mampu mengatur kehidupan masyarakat adat, utamanya dalam mamanajemen sampah. Karena seperti kita tahu, kegiatan adat adalah salah satu kontribusi sampah yang cukup besar pada kehidupan masyarakat Bali, apalagi adanya perubahan prilaku masyarakat adat akibat perkembangan jaman yang telah menggunakan bahan - bahan plastik dalam kegiatan adat tersebut.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan