Jumat, 10 September 2022 Agus salah satu pemuda di Desa Bengkel melakukan uno coba turbin yang baru saja ia buat sebagai bagian dari tugas akhirnya di Kampus Politeknik Negeri Bali. Ia memilih untuk membuat turbin mikrohidro karena melihat potensi air yang berlimpah di Desa yang digunakan sebagai pengairan irigasi.
Turbin yang dibuat memiliki kecepatan 300-400 rpm dengan daya maksimum pada generator yang dipasang sebesar 100Watt. Setelah rangkaian dipasang, turbin dapat menghidupkan 4 lampu dengan daya 8 Watt dan 1 lampu dengan daya 25 Watt. Agar tegangan yang yang dihasilkan stabil, Agus menambahkan accu sebagai baterai yang di charge menggunakan generator pada turbin.
Kendala yang ditemui Agus saat melakukan uji coba adalah sampah yang dibuang ke Sungai. "Sampah yang nyangkut pada turbin, dapat menurunkan putaran turbin. Jika putaran menurun, daya yang dihasilkan generator juga akan menurun dan tidak stabil." terang Agus. Agar kedepannya potensi sumber daya alam ini dapat dimanfaatkan maksimal, Agus berharap agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di Sungai. "Selain untuk irigasi, sungai juga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti menebar ikan dan turbin pembangkit listrik. Nah, sampah dapat menghambat pemanfaatan tersebut jika tidak bisa dikendalikan." Tutupnya.
Kami pemerintah Desa Bengkel, men-support penuh kreatifitas anak muda seperti Agus ini. Mudah - mudahan semakin banyak karya-karya kreatif lain yang muncul di Desa Bengkel dan mampu memberikan manfaat lainnya.