Sebelum penyemaian benih dilakukan, petani merendam bulir padi yang telah disediakan terlebih dahulu selama beberapa jam menggunakan air garam.
Tujuannya agar nanti benih yang tumbuh tahan terhadap hama dan penyakit yang mungkin saja menyerang.
Padi yang berhasil tumbuh benih akan mengendap kedasar sedangkan yang tidak berhasil akan mengambang dipermukaan.
Petani akan membuang yang mengambang lalu merendamnya kembali dengan air biasa selama dua jadi dua malam. Setelah dua malam, air rendaman ditiriskan dan dibiarkan selama satu malam sebelum kemudian benih tersebut ditaburkan pada lahan pembenihan dilahan mereka masing-masing.
Benih yang telah ditaburkan pada media pembenihan lalu ditutup dengan jerami agar benih tidak terkena sinar matahari langsung selama kurang lebih 14-18 hari. Setelah benih tumbuh dengan baik, maka proses penanaman siap dilakukan.