Semenjak tahun 2023, Pemerintah Desa Bengkel memberikan insentif kepada siswa yang orang tuanya ikut berpartisipasi dalam manajemen pengelolaan lingkungan berbasis sumber yang dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di TPS3R Bestari, Desa Bengkel.
Setiap orang tua yang mengikuti program layanan pengelolan sampah berbasis sumber, diberikan insentif sejumlah Rp 25.000 per anak, dimana insentif tersebut dipergunakan oleh orang tua untuk kebutuhan kegiatan sekolah yang tidak boleh didanai dari dana Bantuan Oprasional Sekolah.
Dengan adanya program ini diaharapkan agar orang tua, anak serta guru mulai membentuk karakter cinta lingkungan sejak dini dengan menerapkan pengelolan sampah berbasis sumber, baik disekolah maupun dirumah masing - masing. Caranya pun sangat mudah, cukup mendaftarkan diri dan mengisi form untuk ikut pengelolaan sampah berbasis sumber di TPS3R atau BUMDes Asasta Desa Bengkel, warga akan diberikan fasilitas serta langsung diberikan edukasi bagaimana melakukan pemisahan sampah berbasis sumber dirumah masing - masing.
Pada tahun 2024, Pemerintah Desa Bengkel menganggarkan sebesar 50 Juta untuk pemberian insentif tersebut. Namun, hingga Oktober 2024 anggaran tersebut baru terserap sebesar 48,18%. Pentingnya sosialisasi secara terus menerus kepada orang tua akan menjadi kunci penting agar program tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga anggaran yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan dengan maksimal.
Selain itu, pemberian penghargaan kepada siswa yang berprestasi dan menjadi penggerak siswa lain dalam pengelolaan sampah berbasis sumber disekolah juga harus rutin dilakukan setiap tahunnya, sehingga ada kesadaran yang tumbuh mulai usia dini tentang penting nya kebersihan lingkungan sekitar melalui memanjamen sampah berbasis sumber.